Yayasan Darul Irfan Melaksanakan Kegiatan Aksi Nyata Gerakan Revolusi Mental

Sabtu, 04 Mei 2019 Yayasan Darul Irfan Melaksanakan Kegiatan Aksi Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) serta Pelatihan Keterampilan Kemandirian Siswa/Santri Yayasan Darul Irfan telah mengadakan rangkaian kegiatan Kemandirian, antara lain Keterampilan Tatabusana, Keterampilan Tataboga, Membaca Kitab Kuning, Menulis Pegon serta kaligrafi

Ketua Yayasan Darul Irfan Sedang Memberi Pengarahan Kepada Peserta Pelatihan

Adapun rangkaian dari acara tersebut adalah pembukaan dan pengarahan oleh ketua yayasan Drs. Sahlan Masduki, M.SI.

Materi dan sambutan pertama yang disampaikan oleh Bapak Ketua Yayasan Darul Irfan sekaligus mewakili Kementrian PMK bidang Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) beliau menyampaiakn program pemerintah Membangun suatu negara, tak hanya sekadar pembangunan fisik yang sifatnya material, namun sesungguhnya membangun jiwa bangsa. Modal utama membangun suatu negara, adalah membangun jiwa bangsa.

Gerakan revolusi mental oleh Presiden Joko Widodoyang terpenting adalah membangun jiwa merdeka, jiwa kebebasan untuk meraih kemajuan. Jiwa merdeka disebut Presiden Jokowi sebagai positivisme.

Gerakan revolusi mental semakin relevan bagi bangsa Indonesia yang saat ini tengah menghadapi tiga problem pokok bangsa yaitu; merosotnya wibawa negara, merebaknya intoleransi, dan terakhir melemahnya sendi-sendi perekonomian nasional serta bangsa yang bersih dan memiliki semangat kerja keras.

Dalam kehidupan sehari-hari, praktek revolusi mental adalah menjadi manusia yang berintegritas, mau bekerja keras, dan punya semangat gotong royong. Para pemimpin dan aparat negara akan jadi pelopor untuk menggerakkan revolusi mental, dimulai dari masing-masing Kementerian/Lembaga.Gerakan revolusi mentalharus melakukan tiga hal utama yaitu; bersinergi, membangun manajemen isu, dan terakhir penguatan kapasitas aparat negara. Gerakan revolusi mental diharapkan berdampak positif terhadap kinerja pemerintah dan mampu menumbuhkan semangat integritas, kerja keras, dan gotong royong dari aparat negara dan juga masyarakat. Dan pada akhirnya gerakan revolusi mental akan semakin digalakkan agar sembilan agenda prioritas pemerintah yang tertuang dalam Nawa Cita bisa terwujud.

adapun rangkaian acara yang selanjutnya adalah Materi diberikan kepada siswa/santri Yayasan Darul Irfan terkait dengan masing-masing keterampilan yang diminati

pelatihan kaligrafi
Keterampilan Tatabusaba
Keterampilan Tataboga


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *